/ / Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0

with No Comments

Revolusi Industri 1.0

Revolusi Industri 1.0 merupakan cikal bakal munculnya penemuan teknologi pertama yang membantu produktivitas di bidang industri. Pada masa ini ditemukan pertama kali tenaga uap untuk membantu memproduksi barang. Bayangkan sebelum adanya mesin uap, industri hanya mengandalkan otot manusia, tenaga angin, tenaga air untuk menggerakan suatu benda.

1.0

Kelemahan dari revolusi industri 1.0 ini adalah mesin uap menghasilkan pencemaran lingkungan akibat uap yang dikeluarkan. Namun disisi lain juga memberikan banyak keuntungan pada masa itu. Yang awalnya menggunakan tenaga manusia, tidak bisa produksi barang selama 24 jam karena keterbatasan sumber daya manusia. Yang awalnya menggunakan tenaga angin dan air untuk kincir tidak bisa dilakukan disemua tempat. Hanya bisa dilakukan di tempat tertentu. Saat ini dengan adanya mesin uap, produktivitas lebih kontinyu dan efisien.

Revolusi Industri 2.0

Pada fase ini perubahan teknologi industri dari mesin uap ke energi dan listrik dan sudah mulai meterapkan penggunaan tenaga listrik untuk produktivitas industri. Industri 2.0 mulai terjadi pada saat akhir abad 19 dan awal abad 20. Revolusi industri 2.0 ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam (combustion chamber). Penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dll yang mengubah wajah dunia secara signifikan.

Revolusi Industri 3.0

Revolusi industri 3.0 merupakan perubahan teknologi industri menuju era digital. Revolusi industri ketiga ditandai dengan mesin yang bergerak seperti robot dan komputer. Komputer menjadi hal yang mewah pada jaman ini. Robot dan komputer sangat berperan dalam membantu produksi pada sebuah industri. Namun di akhir era ini sudah banyak bermunculan revolusi baru yaitu teknologi digital dan internet sekaligus penanda masuknya era industri 4.0.